Peluang Besar Bisnis Jualan Hp Cina Murah

Peluang Besar Bisnis Jualan Hp Cina Murah


Peluang bisnis satu ini cukup menjanjikan ketika kita melihat akhir akhir ini hp cina begitu mermbak di kalangan orang indonesia karena mempunyai harga yang relatif murah dan mempunyai banyak fitur fitur didalamnya. Baik dari kalangan sd, smp, sma sampai seorang karyawan pun sekarang sudah mempunyai hp sendiri sendiri. Oleh karena itu ketika meningkatnya jumlah konsumen terhadap kebutuhan hp ini maka hp cina pun bisa menjadi salah satu peluang bisnis untuk mengeruk keuntungan di dalamnya di karenakan harganya yang murah dan familiar.

Berdasarkan data dari Asosiasi Telekomunikasi Selular Indonesia, pasar Indonesia termasuk paling pesat perkembangannya dalam penggunaan telekomunikasi. Indonesia berada pada tingkat ke-3 terbesar di Asia setelah Cina dan India. Bahkan saat ini pengguna handphone di Indonesia mencapai 180 juta orang, atau sekitar 60% dari total penduduk Indonesia. Khusus handphone Cina, geliatnya cukup signifikan. Saat ini pengguna handphone Cina mengalami peningkatan dari 30 juta unit menjadi 35-45 juta di tahun 2010. Itu berarti mengalami peningkatan antara 20% hingga 50%.
kesimpulannya :

1. Pasar Daerah hp cina sangat Menjanjikan

Usaha pruduk handphone tidak hanya meriah di kota-kota besar, tapi makin menancapkan peluang yang menjanjikan di daerah. Hal ini karena makin meleknya masyarakat akan alat komunikasi. Apalagi handphone Cina yang menawarkan harga yang murah dengan fitur yang lengkap. Handphone Cina menarik karena menawarkan fasilitas yang cukup lengkap seperti TV, Mp3, radi, kamera, dan fasilitas lainnya namun mematok harga yang relatif lebih murah dibandingkan dengan merek keluaran Eropa.

2.Strategi Marketing

Teknik marketing untuk penjualan handphone dibagi menjadi tiga kelompok distribusi. Pertama, toko tradisional, yakni toko umum yang menjual semua keperluan handphone, mulai dari pulsa, aksesoris, sampai aneka merek handphone. Kedua, toko eksklusif, yaitu toko moderen yang hanya menjual handphone bermerek dan aksesoris original. Ketiga, distribusi alternatif, yaitu bentuknya berupa multilevel marketing, door to
door, dan melalui penawaran lewat kartu kredit. Namun dari semua jalur distribusi tersebut yang umumnya banyak dicari pembeli adalah toko tradisional.

Setelah anda memiliki toko/kios usaha sendiri, langkah selanjutnya adalah melakukan promosi. Pertama-tama tentunya perlu lakukan promosi keliling dengan jangkauan radius 1 km, untuk menyatakan keberadaan kios Anda antara lain mealui penyebaran brosur yang memuat nama kios, alamat, nomer telpon, produk yang dijual, serta layanan jasa yang diberikan, dan yang terpenting harus memuat penawaran khusus (contoh: ada diskon, harga murah, dapat hadiah untuk pembelian dengan jumlah tertentu dalam 1 bulan, stok tersedia, layanan antar, dan lainnya)

Penawaran dewasa ini biasanya menonjolkan harga produk yang bersaing, kemudian produk yang dijual juga harus memiliki nilai tambah, seperti hadiah dan pelayanan SDM yang profesional. Untuk anda yang memilih area atau lokasi usaha yang dimana kios seluler anda sudah menjamur menjual produk yang sama, Anda perlu membangun komunitas pelanggan agar pelanggan menjadi loyal. Ciptakan kedekatan pribadi dengan konsumen dan ciptakan “member get member” atau pemasaran “dari mulut ke mulut”. Tidak perlu mengambil untung banyak, asal permintaan meningkat, maka omset yang diperoleh pasti banyak.

3. Lokasi Usaha

Hal lain yang harus diperhatikan selain pemasaran terencana, calon penjual juga harus memperhatikan lokasi usaha sebagai kunci sukses berbisnis handphone. Salah satu tempat yang mampu mendongkrak penjualan adalah mall atau pusat perbelanjaan. Alasannya karena orang yang datang ke pusat perbelanjaan ini bertujuan untuk berbelanja dan mencari barang kebutuhannya. Jika kios di mall, maka posisi kios yang berada di jalan masuk atau dekat eskalator memudahkan orang untuk meihat lokasi kios. Selain di mall, beberapa tempat strategis lain yang bisa dipilih diantaranya adalah di perempatan jalan dimana 80% orang yang melintas adalah pejalan kaki, atau bisa juga di tempat naik/turunnya kendaraan serta di mulut gang perumahan.

Selain itu, pilih saat yang tepat ketika Anda akan membuka usaha penjualan handphone, misalnya menjelang lebaran, liburan sekolah, karena pada masa itu penjualan akan naik luar biasa, bahkan bisa mencapai 100%.

Mulailah usaha bisnis anda dari sekarang 
cara termudah jualan hp : silahkan pergi kekonter lihat harga  hp second kemudian jual via online lewat tokobagus.com  , berniaga.com atau web jejualan yang lainnya.
Peluang usaha dekorasi pernikahan

Peluang usaha dekorasi pernikahan

Banyak peluang usaha yang selalu bermunculan seiring berjalannya waktu. Tidak terkecuali usaha dekorasi pernikahan. Jika kita lihat usaha dekorasi pernikahan memang sudah banyak yang menjalankan tetapi masih sedikit yang benar-benar profesional menjalankan usaha ini. Jika ditekuni dengan baik usaha ini memiliki peluang yang bagus. Kenapa demikian? karena hampir setiap hari selalu ada pernikahan, baik itu pernikahan dirumah ataupun digedung semua membutuhkan dekorasi.

Peluang usaha dekorasi pernikahan, usaha dekorasi pernikahan memberikan pelayanan kepada pelanggan yang ingin mengadakan resepsi dengan mendisplay lokasi acara, mulai dari pengesetan tempat duduk manten, setiap sudut gedung resepsi, sampai ke penataan kamar pengantin sebagai tempat malam pertama. Jasa service yang diberikan oleh jasa dekorasi pernikahan dapat disesuaikan dengan kebutuhan pelanggan, termasuk untuk dekorasi mobil dan tempat pelaksanaan akad nikah dan lain – lain.
Target sasaran usaha dekoasi pernikahan

Usaha dekorasi pernikahan dapat dipromosikan kepada pasangan yang akan mengadakan acara pernikahan. Untuk lebih baiknya, anda dapat mengadakan kerjasama dengan salon rias pengantin, dengan persewaan alat pesta untuk mengembangkan jaringan bisnis anda agar semakin luas jangkauannya. Karena terkadang banyak orderan muncul dari pelanggan melaui jasa salon atau persewaan alat pesta juga.
Hambatan usaha dekorasi pernikahan

Persaingan usaha dari bisnis ini adalah jasa one stop wedding service yang disediakan oleh hotel atau usaha sejenis yang dikelola oleh jasa wedding service yang dikelola oleh Event Organiser besar.
Penentuan Harga

Karena kita menjual jasa, maka sebaiknya menggunakan harga dekorasi pernikahan yang dihitung dari bahan dekorasi berupa janur dan bunga – bungaan segar yang ditambahkan dengan biaya tenaga kerja. Semakin banyak kebutuhan dari acara, harga dekorasi pernikahan akan disesuaikan dengan permintaan.
Modal usaha

Modal usaha untuk bisnis dekorasi pernikahan yang paling utama adalah ketrampilan dan seni artistik yang bagus untuk membuat dekorasi yang meriah dan indah. Seni dan kreatifitas dalam menata ruangan serta memotong janur dan merangkainya dalam bentuk yang indah sangatlah penting. Sedangkan macam – macam peralatan seperti tanaman segar atau kursi pengantin anda bisa menyewa ke persewaan alat.

Tidak semua dari peralatan dekor pernikahan harus anda miliki sendiri, mengingat harga barang tersebut yang mungkin juga mahal. Penggunaan peralatan dari persewaan akan membuat usaha dekorasi pernikahan lebih mudah perhitungannya.
Tips memulai usaha dekorasi pernikahan :

Tips untuk usaha dekorasi adalah memperbanyak promosi, dengan cara yang bermacam – macam, menggunakan iklan di koran, memberikan kartu nama kepada para pengunjung sebuah acara resepsi dan lain – lain. Promosi sangat penting untuk memajukan usaha karena bisnis dekorasi pernikahan memiliki pangsa pasar yang khusus dan spesific. Menjalin kerjasama dengan pihak salon, pihak penyewaan alat pesta, kerjasama dengan catering akan menambah jaringan bisnis anda. Siapa tahu pihak manten membutuhkan jasa dekorasi pada saat ia datang ke suatu salon, atau saat ia memesan cateringnya. Kunci keberhasilan dari usaha ini adalah karya seni dan estitika yang bermutu tinggi yang mungkin tidak semua orang bisa melakukannya. Jadikanlah peluang usaha dekorasi pernikahan sebagai jembatan kesuksesan anda.
Peluang usaha ayam petelur

Peluang usaha ayam petelur

Ayam petelur adalah ayam yang sudah disortir semenjak dari DOC sehingga semua betina. Asal mula ayam unggas adalah berasal dari ayam hutan dan itik liar yang ditangkap dan dipelihara serta dapat bertelur cukup banyak. Tahun demi tahun ayam hutan dari wilayah dunia diseleksi secara ketat oleh para pakar. Arah seleksi ditujukan pada produksi yang banyak, karena ayam hutan tadi dapat diambil telur dan dagingnya maka arah dari produksi yang banyak dalam seleksi tadi mulai spesifik. Ayam yang terseleksi untuk tujuan produksi daging dikenal dengan ayam broiler, sedangkan untuk produksi telur dikenal dengan ayam petelur. Selain itu, seleksi juga diarahkan pada warna kulit telur hingga kemudian dikenal ayam petelur putih dan ayam petelur cokelat. Untuk saat ini peluang usah ayam petelur sanagat menjanjikan, karena telur sendiri saat ini sudah menjadi kebutuhan wajib yang harus terpenuhi.

Sebelum memulai usaha ayam petelur, hendaknya terlebih dahulu mengenal jenis-jenis ayam petelur. Jenis ayam petelur dibagi menjadi dua tipe:

1) Tipe Ayam Petelur Ringan.
Tipe ayam ini disebut dengan ayam petelur putih. Ayam petelur ringan ini mempunyai badan yang ramping/kurus-mungil/kecil dan mata bersinar. Bulunya berwarna putih bersih dan berjengger merah. Ayam ini berasal dari galur murni white leghorn. Ayam galur ini sulit dicari, tapi ayam petelur ringan komersial banyak dijual di Indonesia dengan berbagai nama.

2) Tipe Ayam Petelur Medium.
Bobot tubuh ayam ini cukup berat. Meskipun itu, beratnya masih berada diantara berat ayam petelur ringan dan ayam broiler. Oleh karena itu ayam ini disebut tipe ayam petelur medium. Tubuh ayam ini tidak kurus, tetapi juga tidak terlihat gemuk. Telurnya cukup banyak dan juga dapat menghasilkan daging yang banyak. Ayam ini disebut juga dengan ayam tipe dwiguna.Karena warnanya yang cokelat, maka ayam ini disebut dengan ayam petelur cokelat yang umumnya mempunyai warna bulu yang cokelat juga


PERSYARATAN LOKASI
1) Lokasi yang jauh dari keramaian/perumahan penduduk.
2) Lokasi mudah dijangkau dari pusat-pusat pemasaran.
3) Lokasi terpilih bersifat menetap, tidak berpindah-pindah.

Iklim kandang yang cocok untuk beternak ayam petelur meliputi persyaratan temperatur berkisar antara 32,2–35 derajat C, kelembaban berkisar antara 60–70%, penerangan dan atau pemanasan kandang sesuai dengan aturan yang ada, tata letak kandang agar mendapat sinar matahari pagi dan tidak melawan arah mata angin kencang serta sirkulasi udara yang baik, jangan membuat kandang dengan permukaan lahan yang berbukit karena menghalangi sirkulasi udara dan membahayakan aliran air permukaan bila turun hujan, sebaiknya kandang dibangun dengan sistem terbuka agar hembusan angin cukup memberikan kesegaran di dalam kandang.

Untuk kontruksi kandang tidak harus dengan bahan yang mahal, yang penting kuat, bersih dan tahan lama. Selanjutnya perlengkapan kandang hendaknya disediakan selengkap mungkin seperti tempat pakan, tempat minum, tempat air, tempat ransum, tempat obat-obatan dan sistem alat penerangan.

Peralatan :
a. Litter (alas lantai)
Alas lantai/litter harus dalam keadaan kering, maka tidak ada atap yang bocor dan air hujan tidak ada yang masuk walau angin kencang. Tebal litter setinggi 10 cm, bahan litter dipakai campuran dari kulit padi/sekam dengan sedikit kapur dan pasir secukupnya, atau hasi serutan kayu dengan panjang antara 3–5 cm untuk pengganti kulit padi/sekam.

b. Tempat bertelur
Penyediaan tempat bertelur agar mudah mengambil telur dan kulit telur tidak kotor, dapat dibuatkan kotak ukuran 30 x 35 x 45 cm yang cukup untuk 4–5 ekor ayam. Kotak diletakkan dididing kandang dengan lebih tinggi dari tempat bertengger, penempatannya agar mudah pengambilan telur dari luar sehingga telur tidak pecah dan terinjak-injak serta dimakan.
Dasar tempat bertelur dibuat miring dari kawat hingga telur langsung keluar sarang setelah bertelur dan dibuat lubah yang lebih besar dari besar telur pada dasar sarang.

c. Tempat bertengger
Tempat bertengger untuk tempat istirahat/tidur, dibuat dekat dinding dan diusahakan kotoran jatuh ke lantai yang mudah dibersihkan dari luar. Dibuat tertutup agar terhindar dari angin dan letaknya lebih rendah dari tempat bertelur.

d. Tempat makan, minum dan tempat grit
Tempat makan dan minum harus tersedia cukup, bahannya dari bambu, almunium atau apa saja yang kuat dan tidak bocor juga tidak berkarat. Untuk tempat grit dengan kotak khusus

Penyiapan Bibit
Ayam petelur yang akan dipelihara haruslah memenuhi syarat sebagai berikut, antara lain:
a) Ayam petelur harus sehat dan tidak cacat fisiknya.
b) Pertumbuhan dan perkembangan normal.
c) Ayam petelur berasal dari bibit yang diketahui keunggulannya.

Ada beberapa pedoman teknis untuk memilih bibit/DOC (Day Old Chicken) /ayam umur sehari:
a) Anak ayam (DOC ) berasal dari induk yang sehat.
b) Bulu tampak halus dan penuh serta baik pertumbuhannya .
c) Tidak terdapat kecacatan pada tubuhnya.
d) Anak ayam mempunyak nafsu makan yang baik.
e) Ukuran badan normal, ukuran berat badan antara 35-40 gram.
f) Tidak ada letakan tinja diduburnya.
Pemberian Pakan

Ayam petelur memiliki dua fase, yaitu fase starter (umur 0 – 4 minggu) dan fase finisher (umur  4 – 6 minggu). Pemberian pakan dibedakan menurut fase umur tersebut. Perbedaannya terletak pada persentase zat gizi dan kuantitas pakan.

Peluang usaha ayam petelur

1. Pakan Fase Starter

Pakan fase starter tediri atas: protein 22 – 24%, lemak 2,5%, serat kasar 4%, kalsium 1%, dan fosfor 0,7 – 0,9%.

Kuantitas pakan dibedakan menurut golongan umur, yakni sebagai berikut.

* Minggu pertama (umur 1 – 7 hari): 17 gram/hari/ekor.

* Minggu kedua (8 – 14 hari): 43 gram/hari/ekor.

* Minggu ketiga (umur 15 – 21 hari): 66 gram/hari/ekor.

* Minggu keempat (umur 22 – 29 hari): 91 gram/hari/ekor.

2. Pakan Fase Finisher

Pakan fase finisher terdiri atas: protein 18,1 – 21,2%, lemak 2,5%, serat kasar 4,5%, kalsium 1%, dan fosfor 0,7 – 0,9%.

Kuantitas pakan dibedakan menurut golongan umur, yakni sebagai berikut.

* Minggu kelima (umur 30 – 36 hari): 111 gram/ hari/ ekor.

* Minggu keenam (37 – 43 hari): 129 gram/ hari/ ekor.

* Minggu ketujuh (umur 44 – 50 hari): 146 gram/ hari/ ekor.

* Minggu kedelapan (umur 51 – 57 hari): 161 gram/ hari/ ekor.

Selain pakan, ayam juga diberi minum. Air minum untuk hari pertama sebaiknya ditambah gula sebanyak 50 gram per 1 liter air dan obat antistres.

Pencegahan Penyakit

Serangan penyakit dapat dicegah dengan menjaga kebersihan kandang. Kandang harus selalu dibersihkan. Jika ada bagian yang rusak, harus segera diperbaiki.

Agar kebal dari penyakit yang disebabkan virus, ayam perlu diberi vaksinasi. Vaksinasi untuk ayam antara lain vaksin NCD, vaksin cacar, dan vaksin anti-RCD. Ayam yang akan divaksinasi harus dalam keadaan sehat. Dosis vaksin juga harus tepat. Selain itu, alat yang digunakan juga harus steril.

Pemanenan

Telur sebaiknya dipanen tiga kali sehari, yaitu pada pagi, siang, dan sore hari. Dengan demikian, kerusakan isi telur akibat virus dapat dihindari atau dikurangi. Telur selanjutnya diletakkan di atas egg tray (nampan telur). Telur abnormal harus dipisahkan dari telur normal.

Telur normal berbentuk oval, bersih, dan berkulit mulus. Beratnya sekitar 57,6 gram dengan volume 66 cc. Sementara telur abnormal adalah telur yang terlalu kecil, terlalu besar, bentuknya lonjong, atau kulitnya retak.
Cara Mendapatkan Kredit untuk Usaha Kecil Menengah

Cara Mendapatkan Kredit untuk Usaha Kecil Menengah

Urusan modal memang seringkali menjadi kendala utama di dalam mengembangkan sebuah usaha. Terutama bagi anda yang baru saja memulai usaha tersebut. Padahal anda ingin lebih menguatkan modal anda. Opsi yang bisa menjadi solusi adalah untuk mengembangkan UKM anda, salah satunya adalah mengajukan kredit usaha rakyat atau kredit bisnis ke bank/lembaga keuangan. Namun masih banyak pengusaha pemula yang merasa takut bahkan pesimis ketika harus meminjam kredit, karena ragu apakah akan diterima atau tidak. Berikut ada beberapa tips untuk memudahkan anda dalam mendapatkan kredit untuk mengembangakan usaha kecil anda.

Anda perlu membuat sedikit riset atau mencari tahu bank-bank mana saja yang memiliki layanan Kredit Usaha Rakyat ataupun kredit bisnis dalam bidang yang sedang anda geluti. Pada umumnya bank yang bersangkutan sudah tahu pasti seluk beluk, target pasar, serta resiko dari bisnis anda. Jadi, pengajuan kredit yang anda usulkan kemungkinan besar akan disetujui.

Anda juga perlu mempersiapkan beberapa dokumen untuk melakukan proses pengajuan kredit tersebut. Beberapa persyaratan dokumen yang harus anda siapkan adalah:
  1. Identitas diri, seperti KTP, KK, dan Keterangan Domisili
  2. Legalitas dari usaha anda yang menyangkut data usaha dan akte pendirian usaha
  3. Surat izin usaha, meliputi SIUp, TDP, HO, izin gangguan, dsb
  4. Laporan keuangan dari usaha anda
  5. Proposal usaha
  6. Syarat lain tergantung dari bank yang bersangkutan
  7. Anda juga perlu mempersiapkan jaminan jika dibutuhkan (utk KTA dan KUR ritel tidak berlaku)

Persiapakan juga diri anda untuk wawancara dengan Account Officer (AO). Biasanya dilakukan di kantor atau bisa juga via telepon. Anda harus meyiapkan jawaban atas berbagai macam pertanyaan yang diajukanterkait usaha anda, target pasar, prospek usaha, omset saat ini, dan lain sebagainya. Serta terangkan secara jelas terkait dana modal yang anda butuhkan, kemudian bagaiman rencana penggunaannya, dan juga rencana pegembaliannya.

Jika usaha anda masih tergolong kecil, maka akan lebih baik jika anda memilih Kredit Usaha Rakyat yang sudah dijamin oleh pemerintah dan persyaratnnya juga lebih mudah. Namun jika usaha anda sudah tergolong usaha menengah dan bankable dengan pengelolaan dan pembukuan yang baik, maka kredit bisnis adalah pilihan yang tepat, walau dengan persyaratan yang lebih banyak.

Itulah sedikit tips untuk mempermudah anda dalam mengajukan kredit kepada bank. Dengan menerapkan cara tersebut, peluang kredit anda akan diterima akan lebih besar. Namun proses dan persyaratan yang diberikan oleh setiap bank biasanya berbeda. Jadi anda jangan pututs asa, ketika salah satu bank belum menyetujui kredit anda. Masih ada bank lain yang siap menerima anda.

Incoming search terms:

bank mana saja yg menerima KUR (1), bank-bank yg memberikan pinjaman bagi UKM (1), kapan pengusaha harus meminjam kredit (1), pengajuan KUR di bank mana yang pasti di acc (1), persyaratan dalam meminjam umkm bg rakyat kecil (1), persyaratan kredit usaha menengah (1), pinjaman bunga murah dari Bank/lembaga keua ngan untuk UKM (1), surat izin usaha kridit kecil (1), ukm yang bagus tapi masih sedikit yang tau (1), 

  Peluang Usaha Kemasan dan Kantong Plastik

Peluang Usaha Kemasan dan Kantong Plastik

Melihat fenomena pelaku UMKM yang semakin banyak dan biasanya dalam skala rumahan, telah menciptakan ide bisnis baru. Para pelaku home industri ini, sudah barang tentu memerlukan pembungkus atau plastik untuk mengemas barang-barangnya. Ini adalah sebuah peluang yang bisa anda manfaatkan. Dengan begitu anda bisa menjadi pensuplai kemasan dan plastik yang mereka butuhkan. Sehingga hal ini akan menjadi sebuah peluang emas yang tentunya akan menghasilkan keuntungan yang luar biasa bagi anda.

Untuk menambahkan informasi terkait usaha kemasan dan kantong plastik ini, anda bisa menemukan berbagai macam merk dan juga variasi yang sangat banyak mulai dari pembungkus, kemasan, kantong sampai tali plastik di beberpa lokasi grosir, seperti Pasar Asemka, Pasar Jatinegara, dan di Proyek Senen. Anada bisa menermukan berbagai macam kemasan yang anda cari dan harganya lebih murah apabila dibandingkan dengan membeli di tempat lain. Apalagi ketika anda membelinya dalam skala grosir, maka anda akan mendapatkan selisih harga yang lumayan banyak. Misalnya ketikan anda sedang mencari palstik berbahan polypropylene (PP) yang secara normal dijual dengan harga Rp 600.000 s/d Rp 630.000 saja untuk setiap 25 kg. Plastik PP ini pada umumnya digunakan sebagai kotak untuk menyimpan makanan, atau botol untuk minuman anak dan juga minuman bayi. Sedangkan untuk harga plastik pembungkus lokal, anda bisa mendapatkan harga Rp 35.000 s/d Rp 500.000 per rolnya.

Anda bisa melakukan bisnis ini dirumah dengan cara memesan lalu menyuruh pedagang untuk mengirmkan ke rumah anda. Jika anda sudah menjadi pelanggan, anda bisa memesan terlebih dahulu dengan di bayar belakangan ketika memang sudah terjadi saling percaya. Namun untuk awal, anda harus membeli dengan cara datang langsung terlebih dahulu. Setelah berjalan lancar, anda bisa saja hanya berbelanja melalui telepon, dan barang pesanan anda akan dikirim sampai rumah. Walaupun ini termasuk usaha dengan modal yang tidak begitu besar alias modal kecil, namun jangan remehkan keuntungan yang akan anda dapatkan. Ketika anda membeli dalam jumlah grosir, kemudain anda menjualnya kembali kepada pengecer, maka keuntungana anda bisa mencapai sekitar 30% – 50%. Contohnya adalah ketika anda membeli plastik mika berukuran 0.06 mm dengan harga beli Rp 140.000 per pcs, anda dapat menjualnya kembali dengan harga Rp 190.000 untuk tingkat pengecer. Keuntungan yang lumayan bukan?

Peluang Bisnis Jualan Burung Kicauan Memang Menggiurkan

Peluang Bisnis Jualan Burung Kicauan Memang Menggiurkan

Bicara mengenai bisnis yang berhubungan dengan hobi seakan tidak ada habisnya jika kita ingin kupas lebih dalam, salah satuny adalah berbisnis usaha jualan burung kicauan adalah sebuah ide bisnis yang cukup cemerlang dan memang penggiatnya juga cukup banyak dan yang terpenting ini adalah sebuah kegiatan yang berhubungan dengan hobi, jika bicara mengenai hobi maka biaya yang mahalpun bisa menjadi bukan suatu masalah bagi orang yang memang senang dan suka akan hal tersebut, termasuk memelihara burung kicaun.

Nah ketika kita tahu bahwa burung kicauan memang menjadi salah satu komoditas yang banyak di cari penggemarnya dan harganyapun juga terbilang cukup bagus dan bervariatif bisa ratusan ribu bahkan jutaan rupiah maka ini adalah sebuah peluang usaha yang bisa kita manfaatkan dan siapa tahu bisa menjadi salah satu chanel usaha yang bisa mendatangkan income yang cukup menarik.

Sebelum membicarakan strategi bagaimana menjual burung kicauan, kita lihat gambaran harga beberapa burung kicauan kisaran bulan januari 2014 kemaren, harga bisa naik turun.



Harga-harga diatas jika kita lihat memang kisaran ratusan ribu yang paling banyak dan jika kita bisa memanfaatkan peluang bisnis ini maka kita bisa membuka usaha jual beli burung kicaun tersebut. Lalu bagaimana caranya? bagaimana strategi pemasarannya?

Melihat pasar burung dan juga ikut memantau kontes burung yang ada di beberapa daerah khususnya di tempat Anda menurut kami menjadi permulaan yang cukup bagus. Bisnis usaha ini tidak bisa lepas dari relasi/jaringan antara penjual satu dan penjual lainnya atau pemiliki burung satu dengan lainnya. Jika kita ingin serius memanfaatkan ide usaha ini maka mau tidak mau kita harus banyak relasi dan chanel para pemilik burung kicaaun itu tadi. Semakin banyak Anda mengenal para pemilk burung dan penjual burung maka tentunya akan lebih mudah ketika kita akan menjalani bisnis ini.

Ajak para penjual atau pemilik burung kicauan untuk bekerjasama dengan Anda. Minta akses ke mereka supaya Anda bisa menjualkan produk mereka ketika ada permintaaan dari para calon pembeli. Kami rasa ketika kita sudah banyak chanel para pemeliharan dan juga penjual burung maka tidaklah sulit untuk mendapat jenis-jenis burung kicauan yang akan kita jual.

Jika Anda memang gemar memeligara juga, membeli bibit dan memelihara serta merawat hingga cukup bagus kicauan dan siap untuk dijual, maka Anda bisa menyediakan modal awal untuk membeli dan merawat burung tersebut. Namun ketika kita tidak bisa dan tidak hobi, Anda harus belajar banyak tentang jenis burung dan juga bekerjasama dengan par apemilik burung kicauan serta penjual lainnya untuk menjualkannya (disini Anda murni menjadi marketer saja/broker).

Jadi ada 2 metode disini ketika Anda akan menjual burung kicauan tersebut. Memelihara dari kecil/bibit dan atau menjual burung yang sudah jadi. Masing-masing punya kelebihan dan kekurangan masing-masing Untuk tahap awal dan modal kecil Anda bisa memilih menjadi broker, tentu saja harus menjalin relasi sebanyak-banyaknya supaya mudah mendapatkan sumber daya burung kicauan tersebut.

Peluang bisnis jual beli burung kicauan ini jelas membutuhkan strategi marketing juga, melalui social media dan juga dari penghobi satu ke penghobi lainnya di daerah Anda tentunya bisa kita tawarkan burung kicauan terbaik yang kita miliki. Memasang iklan baris di koran lokal cukup menarik dan patut untuk dicoba. Silahan cari sebanyak-banyaknya referensi mengenai burung kicauan sebelum kita menjalankan ide bisnis usaha ini.

Syachrani, Maju dengan Kerupuk Amplang

Syachrani, Maju dengan Kerupuk Amplang

Syachrani (68), petugas juru bayar di Detasemen Pembekalan dan Angkutan Korem 102/Panju Panjung, mengawali usaha kerupuk amplang ikan pipih (”Notopterus chitala”) pada 1986. Bersama istrinya, Saneah (66), dia belajar membuat kerupuk amplang pada Embuniwati, kakak Saneah. Waktu itu hidup pas-pasan dan kami mulai belajar memasak kerupuk amplang yang dijual di kios kelontong dan kios rokok untuk menambah penghasilan. Harga sebungkus kerupuk hanya Rp 25,” kata Syachrani yang terus menekuni usaha pembuatan kerupuk amplang setelah pensiun pada 2002.
Pada tahun-tahun awal membuat kerupuk amplang, Syachrani bersama istri sering kali gagal karena kerupuk mudah melempem dan juga kadang kala terlalu banyak minyak sehingga terlalu basah. Meskipun demikian, dia tetap mencoba hingga berhasil menemukan takaran yang pas untuk membuat kerupuk amplang yang renyah.

”Sekitar tahun 1990, kami mulai menjual kerupuk di sejumlah toko swalayan. Saat ini ada 12 toko swalayan yang menjual kerupuk kami,” kata Syachrani yang memiliki lima cucu dan tiga buyut dari kedua putrinya, Senin (13/1/2014). Dari usaha menjual kerupuk amplang ini mereka mampu menunaikan ibadah haji.

Syachrani pun mengikuti pelatihan dan bimbingan yang difasilitasi sejumlah instansi pemerintah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan membuat kerupuk amplang. Dia pernah mengikuti pelatihan Penyuluhan Keamanan Pangan Industri Rumah Tangga Pangan yang diselenggarakan Dinas Kesehatan Kota Palangkaraya pada 26-27 Mei 2005 serta mengikuti Bimbingan Teknis Piagam Bintang Satu Keamanan Pangan yang diselenggarakan Balai Pengawas Obat dan Makanan RI di Palangkaraya pada 2005 dan 2006.

Selain itu, Syachrani juga menjadi juara I pada Seleksi dan Verifikasi UKM Pengolahan Tingkat Provinsi Kalteng pada 6 Desember 2008 yang diselenggarakan Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalteng. ”Saya diberi hadiah alat pres kemasan,” katanya seraya menunjukkan piala penghargaan itu.

Syachrani membuat kerupuk amplang lima kali dalam sebulan. Setiap kali membuat kerupuk, dia biasa menghasilkan 130 bungkus kerupuk amplang yang masing-masing seberat 70 gram per bungkus. ”Tidak setiap hari kami membuat kerupuk, paling seminggu sekali sambil juga terus melihat persediaan di toko swalayan,” katanya. Produksi ini sengaja dibatasi untuk menjaga kualitas rasa kerupuk amplang buatannya.

Kerupuk amplang ikan pipih buatannya dijual Rp 11.000 per bungkus. ”Di toko-toko harga jualnya menjadi sekitar Rp 13.200 per bungkus. Harganya terus meningkat karena ikan pipih semakin mahal dan sulit dicari akibat sungai yang tercemar,” kata Syachrani.

Pada awal tahun 2000-an, Syachrani mengaku menjual kerupuk amplangnya hanya Rp 5.000 per bungkus. ”Pada waktu itu, harga ikan pipih masih Rp 20.000 per kg. Sekarang harganya sudah Rp 85.000 per kg,” katanya.

Ikan pipih dibelinya dari dua penjual ikan langganan di Pasar Besar, Palangkaraya. Karena ikan pipih yang hidup di sungai-sungai di Kalteng semakin sulit ditangkap, tidak setiap hari tersedia ikan pipih. ”Jika ada ikan pipih, kami ditelepon dan ikan akan diantar ke rumah,” ujar Syachrani.

Untuk membuat kerupuk amplang sebanyak 130 bungkus, dia memerlukan modal sekitar Rp 600.000 untuk membeli bahan-bahan, antara lain 7 kilogram (kg) tepung tapioka, 5,5 kg daging ikan pipih, 20 telur, 4 liter minyak goreng, bawang putih, dan penyedap rasa.

Selama ini Syachrani mengolah adonan, menggoreng, dan mendistribusikan kerupuk hanya berdua dengan istrinya. ”Kami menggunakan sepeda motor berkeliling kota mengantarkan kerupuk ke 12 toko di Palangkaraya,” ujarnya. Setiap toko menerima 10-20 bungkus kerupuk amplang ikan pipih buatannya. ”Kami tak bisa mengantar lebih banyak lagi mengingat usia,” katanya.

Untuk mempertahankan usahanya yang dikenal dengan merek Kerupuk Amplang Asli Ikan Pipih Haji Syachrani, dia berencana membuka kios khusus di tepi jalan raya yang hanya menjual kerupuk amplangnya. Dia juga bertekad mewariskan resep pembuatan kerupuk ini kepada anak-anak dan juga cucunya.

Hasil penjualan 130 bungkus kerupuk itu mencapai Rp 1.430.000. Setelah dikurangi biaya produksi, Syachrani memperoleh laba Rp 830.000 setiap 130 bungkus. Dalam sebulan, dia bisa memperoleh laba bersih sekitar
Rp 4.150.000.

Melalui penghasilannya sebagai juru bayar sejak 1976 hingga 2001, ditambah hasil penjualan kerupuk amplang ikan pipih, Syachrani mampu menyekolahkan putrinya hingga lulus dari Fakultas Pertanian Universitas Palangkaraya. Selain itu, Syachrani dan istri juga telah melaksanakan ibadah haji pertama kali pada 1995. Dia juga menunaikan ibadah umrah pada 14 Januari 2014.

Tahan 25 hariUntuk menjaga kualitas rasa dan kesehatan, Syachrani tidak berani memberikan tambahan bahan pengawet dan campuran daging ikan lain. ”Pada kemasan terdapat tulisan ikan pipih, saya tidak ingin membohongi pelanggan. Selain itu, agar sehat, saya menghindari pemakaian pengawet. Risikonya kerupuk amplang ini hanya tahan maksimal 25 hari. Jika memakai pengawet, bisa tahan hingga tiga bulan,” paparnya.

Syachrani menambahkan, kerupuk amplang buatannya pun hanya dijual di Kota Palangkaraya. ”Semakin jauh lokasi penjualan, daya tahan kerupuk harus lebih lama dan dibutuhkan pengawet. Biarkan kerupuk ini menjadi kekhasan Palangkaraya,” ungkap Syachrani.

Syachrani juga mengaku sulit mengembangkan usahanya, antara lain, karena terkendala bahan baku daging ikan pipih. Ikan pipih juga sulit dibudidayakan oleh petani ikan. Padahal, Syachrani selama ini memilih tidak mencampur dengan daging ikan lain untuk menjaga kekhasan dan kualitas ikan pipih. Dia ingin kerupuk amplang ikan pipih ini bertahan lama. (Megandika Wicaksono)

sumber

Bisnis Sidat, "Ikan Ular" yang Berharga Mahal

Bisnis Sidat, "Ikan Ular" yang Berharga Mahal


BANYUWANGI, KOMPAS.com - Perkembangan sidat, ikan air tawar yang menyerupai ular di wilayah Banyuwangi terus menggeliat.

Menurut Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Pudjo Hartanto ada sekitar 10 kelompok tani yang sudah melakukan pembesaran sidat di Banyuwangi. 

"Produksinya per tahun sekitar 10 ton per bulan dengan kualitas ekspor. Sidat banyak digunakan sebagai bahan makanan di restoran-restoran Jepang dengan harga yang cukup mahal," kata Pudjo, Senin (20/1/2013).

Pudjo menjelaskan, masih belum ada teknologi yang bisa menghasilkan bibit Sidat karena ikan yang berbentuk seperti ular tersebut mempunyai siklus hidup yang unik. "Untuk bibit masih tergantung pada tangkapan alam, karena Sidat betelur di wilayah laut dan besar di air tawar," jelasnya. 

Sementara itu, Daniel Amrullah (50) salah satu pembudidaya Sidat di wilayah Desa Parijatah Kulon, Kecamatan Srono, kepada Kompas.com menjelaskan, selama ini ia mendapatkan bibit Sidat masih dari luar Banyuwangi.

"Biasanya saya pesan bibit dari Mentawai, Cilacap, Pelabuhan Ratu, dan Lampung. Jangankan di Banyuwangi, di Jepang sendiri masih belum ada ilmu tekhnologi untuk pembibitan Sidat. Di sini saya hanya melakukan pembesaran," jelasnya. 

Menurut Daniel, dia menggunakan bibit dengan ukuran 'finger" dengan isi per kilo sekitar 5.000 sampai 7.000 ekor, "1 kilogram ukuran finger dalam waktu 8 bulan akan menghasilkan kurang lebih 1,25 ton sidat dengan harga jual sekitar Rp 150.000 per kilogram. Kenapa 8 bulan? karena di usia tersebut ukuran sidat antara 3 ons sampai 6 ons dan siap dikonsumsi," ungkapnya.

"Tapi Sidat juga mempunyai golden size antara 2,5 ons hingga 3,5 ons, ukuran itu yang sering di cari restoran-restoran Jepang sebagai bahan Unagi. Tapi kalau dibiarkan Sidat bisa besar sampai ukuran 3 meter bentuknya seperti ular," sambungnya.

Sidat yang dibudidayakan oleh Daniel banyak di jual ke Bandung, Jakarta, Surabaya dan Bali. "Ada juga yang di ekspor, tapi untuk memenuhi permintaan dalam negeri saja sudah kewalahan. Jadi berapa pun banyaknya Sidat selalu laku jadi enggak pernah khawatir susah penjualannya. Banyak pembeli yang langsung datang ke sini," kata dia. 

Sedangkan untuk tempat pembesaran, Daniel memanfaatkan sungai yang di alirkan ke kolam-kolam kecil di belakang rumahnya. "Air untuk Sidat harus mengalir, agar sidatnya bergerak dan banyak makan, karena kalo airnya diam maka Sidat akan malas makan, dan sisa pakan yang tidak termakan akan menghasilkan racun untuk sidat," kata Daniel lagi. 

Daniel mengaku untuk bahan pakan dia melakukan riset sendiri dengan mencampur tepung ikan, dedak halus, tepung jagung, tapioka, dan rumput laut hingga berbentuk seperti pasta. "Normalnya makanan yang diberikan lima persen dari berat Sidat, tapi sengaja saya tambah menjadi 7,5 persen agar cepat panen tapi tentu dengan memperkuat aliran sungai, karena sidat akan bergerak lebih cepat," tandas Daniel.

Daniel memprediksi budidaya Sidat di Banyuwangi akan terus berkembang pesat karena Sidat menjadi salah satu hidangan utama yang terpopuler di Jepang. "Selain Unagi ada juga Unadon, sidat bakar yang disajikan di atas nasi. Sedangkan Sidat sendiri di Jepang sudah menjadi ikan langka dan hanya 30 persen sidat dari Jepang sendiri yang digunakan sisanya yang ekspor salah satunya dari wilayah Banyuwangi," cetus Daniel.
Memulai Usaha Rental Mobil dengan Modal Kecil

Memulai Usaha Rental Mobil dengan Modal Kecil

Berbisnis rental mobil memang mempunyai prospek yang bagus dan cukup menjanjikan. Hanya saja, beberapa pengusaha rental mobil harus banyak yang gulung tikar ketika mereka memulai bisnisnya dengan membeli mobil baru dengan sistem kredit.

Padahal jika dihitung-hitung, membeli mobi baru dengan sistem kredit memang membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Belum lagi jika memulai usaha rental mobil yang tidak disertai dengan sistem marketing yang bagus, bisa-bisa perusahaan tidak akan sanggup untuk membayar cicilan mobil setiap bulannya.

Hal inilah yang seringkali membuat minat mereka yang ingin berbisnis dibidang rental mobil menjadi ciut. Padahal jika anda mau berfikir dan kreatif, ada kiat jitu untuk memulai usaha rental mobil dengan biaya yang sangat kecil.

Mungkin anda bertanya, bagaimana bisa memulai usaha rental mobil dengan modal yang sangat kecil.

Padahal mungkin juga anda berfikir bahwa menyewakan mobil berarti anda harus punya mobil padahal kita semau tahu bahwa harga mobil tidaklah murah. Lantas bagaimana bisa anda memulai bisnis rental mobil dengan biaya yang kecil?

Berikut ini kiat untuk memulai usaha rental mobil dengan modal yang kecil.

a. Menjalin relasi dengan rekan anda yang memiliki mobil
Jika saat ini belum memiliki mobil, maka anda tidak perlu khawatir. Anda bisa menjalin kerjasama dengan orang-orang yang memiliki mobil, baik itu teman atau mungkin rekan kerja anda.
Dalam kerjasama ini anda bisa membuat kesepakatan untuk bisa membagi hasil dari menyewakan rental mobil tadi. Biasanya keuntungan yang anda dapatkan bisa mencapai 30% setiap kali anda berhasil mendapatkan konsumen.
b. Buatlah kartu nama
Setelah anda mendapatkan relasi dengan orang-orang yang bersedia menjalin kerjasama dengan anda, maka langkah selanjutnya yang harus anda lakukan adalah mencetak kartu nama yang pastinya mencantumkan nama rental anda, misalkan saja anda memilih nama “Armada rent car”.

Dilengkapi dengan nomor telepon yang jelas maka anda bisa membagikan kartu nama kepada orang-orang disekitar anda sekaligus untuk media promosi. Dengan begitu, siapapun yang membutuhkan mobil rental maka akan menghubungi anda dan anda tinggal menghubungi relasi anda.

c. Strategi marketing yang bagus
Dalam memulai suatu usaha pastinya tidak akan pernah bisa lepas dari yang namanya marketing. Bagaimanapun juga marketing yang bagus akan sangat berpengaruh terhadap keberhasilan bisnis anda.

Pikirkan berbagai strategi marketing yang menurut anda akan bisa menarik konsumen. Salah satu cara yang bisa anda lakukan adalah dengan menggunakan brosur. Brosur merupakan salah satu media yang cukup efektif untuk mempromosikan bisnis anda.

d. Mengatur keuangan dengan baik
Untuk bisa mewujudkan keberhasilannya dalam menjalankan bisnis rental mobil, maka anda harus pintar-pintar mengatur keuangan anda. Kumpulkanlah penghasilan anda sedikit demi sedikit dengan demikian, anda akan mempunyai modal jika suatu saat nanti anda ingin membuka rental dengan mobil anda sendiri.

Memulai usaha rental mobil memang bukan satu usaha yang mudah tapi juga tidak bisa dibilang sangat sulit. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya pengusaha rental mobil yang telah berhasil dalam menjalankan bisnisnya tersebut.

Tidak hanya didukung oleh modal saja, tapi dalam menjalankan suatu bisnis kegigihan dan niat yang sangat besar bisa menjadi faktor penting untuk membuat usaha anda mencapai keberhasilan.

Jadi, dengan menyimak kiat memulai usaha rental mobil dengan modal kecil, semoga bisa menjadi motivasi bagi anda untuk ikut serta mewujudkan mimpi besar anda untuk menjadi orang sukses meskipun anda dalam keterbatasan biaya.

Budidaya Ikan Sidat yang Menggiurkan, Harga Rp70 Juta/Kilo

Budidaya Ikan Sidat yang Menggiurkan, Harga Rp70 Juta/Kilo

VIVAnews - Pernah mendengar ikan sidat? Makhluk laut yang berasal dari lautan dalam ini merupakan ikan yang memiliki tubuh menyerupai ular. Belut? Berbeda. Ini ikan sidat.

Di Jepang, ikan sidat cukup terkenal. Dagingnya dianggap lezat dan memiliki kandungan vitamin yang sangat tinggi. Sehingga, banyak restoran-restoran Jepang yang menjadikan sidat sebagai menu andalan, seperti Kabyaki dan Unadon.

Sementara di Indonesia, ikan sidat masih terdengar asing di telinga. Apalagi manfaat-manfaatnya. Bentuknya yang bulat dan memanjang seperti belut atau ular membuatnya tidak terlalu menarik bagi masyarakat Indonesia. Itu yang menyebabkan tingkat konsumsi sidat terbilang rendah.

Menurut Rohkmin Dahuri, Kketua umum Masyarakat Akuakultur Indonesia, selain dagingnya yang lezat, sidat juga memiliki harga yang fantastis di pasar luar negeri. 

"Untuk sidat yang masih benih (Glass eel) harganya US$7, atau setara Rp70.000 per ekor. Sedangkan per kilogramnya yang terdiri dari 5.000 benih bisa mencapai Rp350 juta," kata Rokmin, di acara Diskusi Peran Riset, Teknologi Budaya, dan Pemasaran Ikan Sidat di Kantor BPPT, Jakarta, Kamis 20 Juni 2013.

Di pasar luar negeri, harga ikan sidat dewasa mencapai Rp70 juta per kilogram, sementara di pasar Indonesia harganya Rp1,2 juta per kilogram.

"Harga yang luar biasa mahal itu yang membuat ikan sidat lebih banyak diekspor, baik dalam bentuk benih atau yang sudah dewasa," kata Rokhmin.

Menurut Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan itu, kegiatan ekspor dapat membahayakan, karena nilai tambahnya tidak ada di Indonesia. Kalau negara ini mau menjadi besar, seharusnya dapat melihat ikan sidat sebagai peluang.

"Saya lebih menginginkan ikan sidat menjadi komoditas unggulan. Kenapa? Karena kebutuhan ikan sidat di pasar di Indonesia cukup tinggi, terutama untuk restoran-restoran Jepang," kata Rokhmin.

Saat ini, pembibitan ikan sidat masih sangat sulit dilakukan. Banyak peneliti Jepang yang sudah menelitinya, namun tidak berhasil.

Menurut Iwan Eka Setiawan, Peneliti Biologi Kelautan BPPT, pembibitan ikan sidat sebenarnya bisa dilakukan, tapi pertumbuhannya sangat lama. Berbeda dengan pertumbuhan ikan sidat di alam bebas.

"Saat ini, untuk mendapatkan bibit ikan sidat masih dengan cara menangkapnya di lautan. Tak hanya itu, proses pembesaran dari bibit menjadi ikan dewasa juga masih cukup sulit," kata Iwan. (umi)
Bisnis Sidat, "Ikan Ular" yang Berharga Mahal

Bisnis Sidat, "Ikan Ular" yang Berharga Mahal

KOMPAS.com - Perkembangan sidat, ikan air tawar yang menyerupai ular di wilayah Banyuwangi terus menggeliat.

Menurut Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Pudjo Hartanto ada sekitar 10 kelompok tani yang sudah melakukan pembesaran sidat di Banyuwangi. 

"Produksinya per tahun sekitar 10 ton per bulan dengan kualitas ekspor. Sidat banyak digunakan sebagai bahan makanan di restoran-restoran Jepang dengan harga yang cukup mahal," kata Pudjo, Senin (20/1/2013).

Pudjo menjelaskan, masih belum ada teknologi yang bisa menghasilkan bibit Sidat karena ikan yang berbentuk seperti ular tersebut mempunyai siklus hidup yang unik. "Untuk bibit masih tergantung pada tangkapan alam, karena Sidat betelur di wilayah laut dan besar di air tawar," jelasnya. 

Sementara itu, Daniel Amrullah (50) salah satu pembudidaya Sidat di wilayah Desa Parijatah Kulon, Kecamatan Srono, kepada Kompas.com menjelaskan, selama ini ia mendapatkan bibit Sidat masih dari luar Banyuwangi.

"Biasanya saya pesan bibit dari Mentawai, Cilacap, Pelabuhan Ratu, dan Lampung. Jangankan di Banyuwangi, di Jepang sendiri masih belum ada ilmu tekhnologi untuk pembibitan Sidat. Di sini saya hanya melakukan pembesaran," jelasnya. 

Menurut Daniel, dia menggunakan bibit dengan ukuran 'finger" dengan isi per kilo sekitar 5.000 sampai 7.000 ekor, "1 kilogram ukuran finger dalam waktu 8 bulan akan menghasilkan kurang lebih 1,25 ton sidat dengan harga jual sekitar Rp 150.000 per kilogram. Kenapa 8 bulan? karena di usia tersebut ukuran sidat antara 3 ons sampai 6 ons dan siap dikonsumsi," ungkapnya.

"Tapi Sidat juga mempunyai golden size antara 2,5 ons hingga 3,5 ons, ukuran itu yang sering di cari restoran-restoran Jepang sebagai bahan Unagi. Tapi kalau dibiarkan Sidat bisa besar sampai ukuran 3 meter bentuknya seperti ular," sambungnya.

Sidat yang dibudidayakan oleh Daniel banyak di jual ke Bandung, Jakarta, Surabaya dan Bali. "Ada juga yang di ekspor, tapi untuk memenuhi permintaan dalam negeri saja sudah kewalahan. Jadi berapa pun banyaknya Sidat selalu laku jadi enggak pernah khawatir susah penjualannya. Banyak pembeli yang langsung datang ke sini," kata dia. 

Sedangkan untuk tempat pembesaran, Daniel memanfaatkan sungai yang di alirkan ke kolam-kolam kecil di belakang rumahnya. "Air untuk Sidat harus mengalir, agar sidatnya bergerak dan banyak makan, karena kalo airnya diam maka Sidat akan malas makan, dan sisa pakan yang tidak termakan akan menghasilkan racun untuk sidat," kata Daniel lagi. 

Daniel mengaku untuk bahan pakan dia melakukan riset sendiri dengan mencampur tepung ikan, dedak halus, tepung jagung, tapioka, dan rumput laut hingga berbentuk seperti pasta. "Normalnya makanan yang diberikan lima persen dari berat Sidat, tapi sengaja saya tambah menjadi 7,5 persen agar cepat panen tapi tentu dengan memperkuat aliran sungai, karena sidat akan bergerak lebih cepat," tandas Daniel.

Daniel memprediksi budidaya Sidat di Banyuwangi akan terus berkembang pesat karena Sidat menjadi salah satu hidangan utama yang terpopuler di Jepang. "Selain Unagi ada juga Unadon, sidat bakar yang disajikan di atas nasi. Sedangkan Sidat sendiri di Jepang sudah menjadi ikan langka dan hanya 30 persen sidat dari Jepang sendiri yang digunakan sisanya yang ekspor salah satunya dari wilayah Banyuwangi," cetus Daniel.
Kalau ditekuni, Beternak Kelinci sangat Menjanjikan

Kalau ditekuni, Beternak Kelinci sangat Menjanjikan

Sebuah hobi jika ditekuni secara sungguh-sungguh bisa mendatangkan manfaat yang berganda. Selain kegemaran dapat tersalurkan, keuntungan pun bisa diraih. Seperti yang dilakukan Rudy Hustamin. Pria satu ini sukses mengembangkan hobi memelihara kelinci menjadi sebuah bisnis yang memberikan keuntungan menjanjikan.

Rudy yang sehari-harinya tetap bekerja kantoran, menjalankan peternakan kelincinya menjadi usaha yang serius. Di atas lahan seluas 3.000 meter persegi di Kampung Cibadak, Kecamatan Parongpong, Desa Cigugur, Kabupaten Bandung Selatan, Jawa Barat, Rudy sengaja menernakkan puluhan kelinci dari berbagai jenis.

Namun, hewan hasil tangkarannya ini bukan untuk dikonsumsi tapi khusus untuk hewan peliharaan. Oleh karena itu, kelinci yang dipelihara Rudy adalah jenis-jenis unggul dengan ciri khas masing-masing yang sangat unik.

Kelinci-kelinci di peternakan ini ada yang berasal dari Indonesia maupun hasil persilangan dengan negara lain seperti Australia, Belanda, Amerika Serikat dan Inggris. “Kelinci itu jenisnya banyak. Ada Rex dari Amerika atau Dutch dan Nederlands dari Belanda. Kelinci-kelinci ukurannya lebih kecil tapi pasarannya lebih bagus,” kata Rudy.

Bisnis peternakan kelinci ini mulai dirintis secara serius oleh Rudy sejak delapan tahun silam. Usaha ini didukung seluruh keluarganya yang juga sama-sama memiliki kegemaran memelihara hewan jinak berbulu tebal ini.

Dengan modal awal sebesar Rp 10 juta, Rudy mulai mencari lahan untuk mendirikan kandang, bahan makanannya dan mencari karyawan yang berasal dari masyarakat di sekitar lokasi peternakan. Setelah lama berjalan akhirnya peternakan yang dirintis Rudy sudah banyak mendatangkan penghasilan.

Selain kelinci hasil persilangan, di tempat ini juga terdapat kelinci dari jenis lainnya seperti Anggora, Australia, Himalaya, Lion dan Love. Harga setiap kelincinya berkisar antara Rp 10 ribu hingga Rp 150 ribu.

Menurut Ami dan Trisna, dua orang konsumen peternakan Rudy, kelinci yang ada di tempat ini lucu-lucu, menggemaskan dan harganya lumayan terjangkau. Selain itu, dibanding binatang peliharaan lainnya seperti kucing, perawatan kelinci lebih mudah. “Yang paling lucu kelinci jenis Dutch,” kata Ami.

Konsumen yang datang ke breeding farm miliknya memang ada yang pelanggan perorangan tapi banyak juga pelanggan rutin yang berasal dari toko hewan di wilayah Jakarta, Bogor, Tangerang, Bekasi maupun beberapa kota besar lainnya di Nusantara.

“Kalau untuk pasokan ke beberapa daerah di Indonesia paling hanya untuk Balikpapan, Samarinda, Medan, dan Jambi. Maklum, namanya juga hobi jadi omzet kita juga enggak terlalu besar. Sekarang omset satu bulan rata-rata sekitar Rp 50 juta sampai Rp 60 juta. Satu minggu kita targetkan bisa menjual 300 ekor,” kata Rudy.

Menurut Rudy, sejauh ini kelinci yang dipasarkan rata-rata usianya tiga bulan ke atas. Pasalnya, bila usianya lebih muda dari tiga bulan kelinci-kelinci tersebut masih belum kuat dengan perubahan udara maupun menerima beragam jenis makanan. Menyadari bahwa kelincinya juga memerlukan makanan dengan kandungan protein yang lengkap, Rudi berinisiatif untuk memproduksi sendiri makanan untuk binatang peliharaannya.

Dijelaskan Rudy, sewaktu kelincinya sedikit masih bisa diberi rumput ditambah sisa sayuran. Tapi, sesudah banyak dan jumlahnya melebihi 400 ekor ke atas, makanan jadi lebih sulit. “Makanya kita coba membikin makanan kering dalam bentuk pelet. Susunan proteinnya disesuaikan dengan kebutuhan kelinci itu sendiri,” kata Rudy.

Bisnis peternakan kelinci yang dilakoni Rudy memang sudah menampakkan kemajuan dan memberikan penghasilan yang menjanjikan. Ke depan, meski Rudy tidak menetapkan target yang tinggi namun dia yakin usahanya ini dapat lebih meningkat. Yang lebih penting lagi usaha ini bisa membuka lapangan pekerjaan yang lebih banyak bagi orang yang membutuhkan.(IAN/Tim Usaha Anda)
PETERNAKAN KELINCI RUDY HUSTAMIN
Kampung Cibadak, Kecamatan parongpong,
Desa Cigugur, Kabupaten Bandung Selatan,
Jawa Barat
5 Ide Peluang Bisnis Ibu  Rumah Tangga

5 Ide Peluang Bisnis Ibu Rumah Tangga

Bagi yang punya waktu di rumah, baik seorang istri maupun Ibu Rumah Tangga, banyak yang Sukses menjalankan berbagai ide kreatif PELUANG BISNIS wirausaha berikut, ada yang memang untuk cari penghasilan tambahan, ada yang sebagai hobi, ada yang untuk mengisi waktu luang, dan sebagainya. . 

berikut adala 5 peluang bisnis wirausaha yang sering dijalankan ibu rumah tangga:

1. Bisnis Produsen Kue : 
Jenis ide peluang bisnis yang satu ini tentunya diminati juga dong buat anda ibu rumah tangga. Hobi memasak atau membikin berbagai jenis kue memang asik ya. 

Selain menyenangkan, membuat kue bisa dibisniskan juga. Sangat terbuka lebar pasar kue ini, dan jika anda bisa kreatif dan cerdik dalam marketing insyaAllah anda bisa mengisi pasar bisnis kue yang ada di masyarakat. 

Anda bisa memulainya dengan membuat berbagai macam resep kue, sudah banyak buku resep yang dijual umum, atau anda juga bisa ikut kursus singkat membuat kue. 

Intinya banyak cara jika kita ingin memanfaatkan ide bisnis menjadi produsen kue ini. Marketing yang bagus, sebarkan banyak brosur ke area perumahan, iklan baris di koran, dan kerjasama dengan beberapa swalayan untuk menitipkan kue buatan anda menjadi beberapa opsi strategi marketing yang bisa diambil. 

Kue yang enak tersebut akan otomatis “memaksa” para klien Anda untuk berbicara dan mempromosikan usaha kue Anda. Dan tahukah para pembaca, bahwa bisnis ini bisa rata-rata profitnya 100-200%. Bayangkan keuntungan 2x lipatnya.

2. Bisnis Katering : 
Anda bisa terjun ke bisnis katering jika anda bisa atau hobi memasak berbagai macam menu masakan. Saya rasa ini merupakan ide bisnis yang cocok juga untuk ibu rumah tangga karena kebanyakan dari beliau-beliau ini memang ahli di bidang ini walau tidak semua. 

Yang perlu diperhatikan dibisnis ini adalah anda harus memberikan layanan menu yang beragam, dan juga bisa memberikan servis antar jemput katering ke konsumen (ini untuk personal atau rumah tangga) sehingga konsumen serasa diberikan servis personal. Jika skala bisnis anda lebih besar, anda seharusnya berani juga membuka katering untuk acara-acara ulang tahun, pernikahan, dan sejenisnya. Mulailah dari yang kecil dan jika anda tetap semangat dan kreatif insyaAllah bisa menjadi yang lebih besar lagi suatu saat nanti.


3.Bisnis Usaha Mengelola Butik/Toko Kelontong:
Sebuah kesempatan usaha yang berkaitan dengan pakaian saya rasa juga banyak digemari oleh banyak kalangan masyarakat. Apalagi jika anda membuat lebih eklusif dan khusus seperti butik, bisa butik busana muslim, butik batik dan sejenisnya. Memang diperlukan modal tempat disini, namun bagi ibu rumah tangga yang memiliki space kosong dirumahnya, bisa juga lho dimanfaatkan untuk buka usaha ini. Kunci dari butik ini adalah strategi marketing yang bagus dan kreatif. Anda harus rajin berpromosi entah itu lokal maupun online. Tentukan usia market konsumen, saya rasa usia muda menjadi target yang cukup bagus mengingat dunia fashion bagi kaum muda terus berkembang danup to date. Anda bisa bekerjasama dengan perusahaan konveksi atau perajin batik/busana wanita untuk mensuplai kebutuhan butik anda nantinya. Intinya ini salah satu peluang usaha yang bisa dilakukan oleh ibu rumah tangga disela-sela kegiatan rutinitas harian mereka.



4.Berjualan Online: 
Jika tidak ada ruang untuk membuka Butik atau toko, atau juga tidak memungkinkan untuk menyimpan stok barang, bisa dicoba untuk bisnis jualan OnLine .

Kerjasama dengan produsen atau toko busana musim dengan harga kulakan diskon lalu bisa anda naikan berapa persen setiap item yang anda jual. 

Sedikit informasi dari teman saya yang juga berbisnis online jualan busana muslim, sebagai contoh dia kulakan pakaian satu pasang dengan harga Rp.130.000 dan dijual Online di harga Rp.200.000 diskon 10% belum termasuk ongkos kirim. Dia tidak usah stok barang, begitu ada orderan langsung pesan ke produsen yang sudah diajak kerjasama sebelumnya. 

Ini salah satu peluang bisnis yang mudah dilakukan dan kreatifitaslah yang diperlukan untuk membuat bisnis usaha ini bisa berkembang lebih luas lagi. Aktiflah di sosial media facebook, twitter dan sejenisnya, iklankan produk anda di web dan forum jual beli seperti kaskus, tokobagus, indonetwork, berniaga dan beberapa situs jual beli online lainnya untuk menunjang marketing anda. Respin setiap pertanyaan konsumen dengan cepat dan baik akan sangat membantu meningkakan brand anda dalam berjualan.


5.Bisnis AGEN / Reseller :
makin banyak produsen yang mempermudah untuk jadi agen. ada banyak produk yang bisa diperjual belikan agen, mulai peralatan rumah tangga, produk perawatan tubuh, kosmetik, baju, perlengkapan bayi, dsb.
konsumennya bisa dari tetangga, atau ibu ibu teman sekolah anak, teman arisan, dsb.
Peluang Budidaya Petai

Peluang Budidaya Petai

Di sebuah pasar swalayan di Negeri Belanda, para perantau bisa menemukan petai dalam kaleng. Petai itu bukan berasal dari Indonesia, negeri bekas jajahan mereka, melainkan dari Thailand, negeri yang tidak pernah dijajah.

Kadang-kadang di Belanda bisa pula dijumpai petai segar kupas dalam wadah stereofoam, atau petai yang masih utuh belum dikupas, yang harganya lebih tinggi dibanding petai dalam kaleng. Para penikmat petai fanatik, tetap akan membeli petai segar ini, berapa pun harganya. Sebab kenikmatan petai dalam kaleng, tentu tidak sebaik petai segar yang masih utuh. Peluang pasar inilah yang dengan jeli ditangkap oleh para petani Thailand. Selain petai, mereka juga mengalengkan nangka muda, rebung, pucuk katuk, dan bunga turi.

Pasar petai tidak hanya sebatas Negeri Belanda. Pasar petai terbesar justru di Timur Tengah, Hongkong, dan Taiwan. Sebab di tiga kawasan inilah paling banyak terdapat perantau dari Indonesia, dan petai tidak dapat dibudidayakan di negeri tersebut. Beda dengan di Malaysia. Di sini juga terdapat banyak tenaga kerja Indonesia, tetapi petai juga bisa dibudidayakan di negeri ini. Petai yang dipasarkan dalam bentuk kalengan (caning), segar kupasan dalam stereofoam, maupun utuh (papan), tingkat ketuaannya harus seragam, dan tidak berulat di dalamnya.

Standar persyaratan mutu ini menjadi sangat penting. Sebab di Taiwan misalnya, persyaratan bagi buah dan sayuran yang akan masuk ke sana sangat ketat. Konsumen pun tidak menghendaki biji petai yang terlalu muda, terlalu tua, dan ada ulat di dalamnya. Persyaratan ini harus dipenuhi melalui standar budidaya, dan panen. Bukan standar pasca panen, dan pengemasan. Di Thailand, petai sudah dibudidayakan secara monokultur, berupa “kebun petai”, dengan klon (kultivar) yang seragam. Di Indonesia, belum ada kebun petai skala komersial yang dikelola secara profesional.

Petai (Parkia speciosa), disebut pula twisted cluster bean, stink bean, peteh, yongchaak, sataw, atau sator. Habitat asli petai, tersebar dari India Timur Laut, Bangladesh, Myanmar, Thailand, Kamboja, Vietnam, Malaysia dan Indonesia. Petai tumbuh mulai dari dataran rendah (0 m. dpl) sampai dengan 800 m. dpl. Tanaman petai tumbuh berupa pohon berkayu, dengan tajuk sangat terbuka, berketinggian sampai dengan 30 m. Karena keterbukaan tajuknya, petai cocok dibudidayakan secara tumpang sari, dengan tanaman semusim.

Hingga dalam budidaya petai secara monokultur pun, lahan di bawah tegakan tanaman utama, masih tetap bisa diberi tanaman semusim, tanpa menurunkan tingkat produktivitasnya terlalu jauh. Hampir semua tanaman semusim bisa dibudidayakan di bawah tegakan petai. Namun tanaman kacang tanah, keladi dan empon-empon, merupakan alternatif terbaik. Jagung kurang menguntungkan, karena Produktivitasnya akan sangat rendah, sementara singkong justru akan menurunkan produktivitas petai. Kacang tanah cukup baik, karena akan meningkatkan kesuburan lahan, dengan nitrogen yang ditangkapnya langsung dari udara.

Benih petai okulasi dengan batang atas klon unggul, sudah banyak diproduksi oleh penangkar. Terutama di Jawa Tengah dan Lampung. Idealnya, benih yang akan ditanam di lapangan sudah berukuran 1,5 m. Harga benih ukuran ini, berkisar antara Rp 50.000,- sd. Rp 100.000,-. Pada pembelian dalam jumlah banyak, harga bisa sedikit lebih rendah. Kalau mau agak ringan, bisa membeli benih ukuran di bawah 50 cm, dengan harga Rp 10.000,- sd. Rp 20.000,- disemai dengan perawatan intensif, sampai mencapai ketinggian 1,5 m. Ketika itulah benih dipindah ke lapangan, pada awal musim penghujan.

Benih okulasi setinggi 1,5 m, sudah akan berbuah antara 3 sd. 4 tahun setelah tanam. Tanaman petai akan terus produktif selama 20 sd. 25 tahun, dan harus diremajakan. Tanaman yang sudah terlalu tua, produktivitasnya akan menurun, dan pemanenan buahnya lebih sulit. Di Thailand, tanaman petai sengaja terus dipangkas, hingga hanya mencapai ketinggian antara 4 sd. 6 m, untuk memudahkan perawatan, terutama pembungkusan dan pemanenan. Pembungkusan buah, mutlak harus dilakukan untuk mencegah serangan ulat dalam biji. Terutama apabila hasilnya akan diekspor.

Buah petai berupa tumbuh dalam malai, terdiri dari 4 sd. 8 papan. Dalam satu papan ada belasan biji. Petai adalah komoditas yang beraroma sangat tajam. Sampai-sampai urine mereka yang mengonsumsi petai, juga beraroma sangat tajam khas petai. Karena aromanya yang sangat tajam inilah, petai juga menjadi komoditas yang kontroversial, seperti halnya durian. Di satu pihak ada konsumen yang sangat fanatik menyukai petai, dan di lain pihak ada masyarakat yang sangat tidak menyukai aromanya. Namun petai masih lebih baik dibanding durian, karena tidak menyebarkan aroma dalam ketika belum dikonsumsi.

Biji petai bisa dikonsumsi segar, rebus, bakar, atau goreng, untuk lalap makan nasi terutama dengan lauk ayam, dan ikan goreng. Selain itu, petai juga merupakan bahan campuran dalam berbagai masakan. Baik berupa sayur, maupun lauk. Dewasa ini juga mulai populer nasi goreng petai. Konsumsi petai dalam volume berlebihan, terlebih dengan sambal yang juga dalam volume besar, bisa menimbulkan sakit perut dan diare. Dalam masakan sunda, dengan lalap petai dan sambal, selalu disertai pula dengan lalap yang berasa sepet (mengandung tanin). Gunanya, untuk mencegah gangguan sakit perut.

Petai dipasarkan berupa papan, baik dalam ikatan, maupun satuan. Komoditas ini hampir tidak pernah dijual dalam satuan bobot kilo atau ons. Di pasar swalayan besar, sekarang juga sudah digerai petai dalam kemasan stereofoam. Meskipun harganya relatif tinggi, petai dalam kemasan stereofoam lebih terjamin kualitasnya, sebab sudah melalui seleksi. Namun bagi para pelahap petai fanatik, makan petai haruslah berupa papan secara langsung. Pelahap petai super fanatik, malahan mensyaratkan petai segar (mentah), sebab konon tingkat kelezatan komoditas ini akan menurun ketika dipanaskan. (Foragri).

Bisnis Ayam Pedaging, Labanya Sangat Menggiurkan

Bisnis Ayam Pedaging, Labanya Sangat Menggiurkan

Ciamis sebagai sentra produksi perunggasan rakyat di Jawa Barat, belum sanggup memenuhi permintaan ayam kampung untuk kebutuhan kota-kota besar seperti Bandung dan Jakarta. Permintaan ayam kampung dari Kota Bandung, setiap harinya mencapai 1.000 ekor. Namun para peternak di Ciamis baru bisa memenuhi 800 ekor per minggu.

"Itu permintaan yang dikomunikasikan langsung kepada Himpunan Peternak Unggas Lokal Indonesia (Himpuli). Itu pun baru dari seorang agen (bandar) di Bandung untuk memenuhi kebutuhan pasar dan restoran di Bandung. Permintaannya 1.000 ekor khusus  ayam muda, yakni ayam kampung usia 3 bulan dengan ukuran berat antara 7 ons sampai 8 ons per ekor," ujar Ketua Himpuli Ciamis, Nurmuttaqien, Minggu.

Menurut Nurmuttaqien, peluang pasar ayam kampung sangat terbuka. Namun, kata Nurmuttaqien, karena budidaya ayam kampung masih bersifat parsial, berskala rumah tangga dan budidaya maupun pemasarannya belum dikeloal dengan baik.
"Kalau dihitung dari populasi ayam kampung atau ayam buras di Ciamis, permintaan 1.000 ekor per hari sebenarnya bisa terpenuhi. Tetapi karena budidaya dan pemasarannya belum dikelola dengan baik, permintaan 1.000 ekor per hari, tak bisa dipenuhi," ujarnya.

Harga ayam kampung usia 3 bulan, kata Nurmuttaqien, cukup stabil yaitu Rp 27.000 per kg di tingkat bandar. Menurut Nurmuttaqien, dari 36 kecamatan yang masuk Kabupaten Ciamis (termasuk 10 kecamatan yang masuk wilayah Kabupaten Pangandaran), baru ada 86 kelompok peternak yang melakukan budidaya ayam kampung.

Namun karena budidayanya masih terbatas, ujar Nurmuttaqien, puluhan kelompok peternak ayam kampung tersebut belum sanggup memenuhi tingginya permintaan ayam kampung usia muda.

Untuk memenuhi permintaan dari Bandung, kata Nurmuttaqien, harus ada dukungan produksi DOC (penetasan) dengan kapasitas lebih dari 1.000 ekor per hari. Kemudian budidayanya dengan menggunakan kandang yang berkapasitas besar, sehingga kapasitas panennya lebih dari 1.000 ekor per hari.

Guna memenuhi kebutuhan DOC ayam kampung, menurut Nurmuttaqien, Himpuli Ciamis melalui Himpuli Jawa Barat sudah mengajukan permohonan bantuan ke Ditjen Peternakan Kementrian Pertanian untuk pengadaan tempat DOC (penetasan) untuk memproduksi DOC  ayam kampung.

Dengan telah dibangunnya Pasar Ternak Terpadu di Blok Pajagalan, Kelurahan Cigembor, Ciamis, Nurmuttaqien berharap budidaya dan pemasaran ayam kampung dari Ciamis bisa dikelola lebih baik dan lebih mensejahterakan para peternak.
Menurut Kabid Bina Usaha Dinas Peternakan Ciamis, H Otong Bustomi SPt, pupolasi ayam kampung di Ciamis mencapai 1,5 juta. Sementara populasi ayam pedaging (ayam potong) 3 juta ekor perminggu. Dari jumlah tersebut, kata Otong, 75 persen dipasarkan ke Bandung dan kota-kota di wilayah Jabodetabek. (sta)

SUMBER: http://www.tribunnews.com
Peluang Bisnis Beras Hitam

Peluang Bisnis Beras Hitam

Selain rasanya yang pulen dan wangi, beras hitam ternyata juga berkhasiat meningkatkan daya tahan tubuh terhadap serangan penyakit. Tapi, belum banyak petani di Indonesia yang menanam padi hitam. Padahal, petani bisa meraup pendapatan yang cukup besar dari bercocok tanam padi hitam.

Anda mungkin sudah tidak asing lagi dengan beras merah. Apalagi beras putih. Nah, bagaimana dengan beras hitam, apakah Anda familiar juga dengan jenis beras dengan kelir hitam sesuai namanya itu?

Beras hitam memang masih kalah pamor dibandingkan dengan beras putih dan beras merah. Padahal, beras hitam punya banyak keistimewaan. Selain rasanya yang pulen dan wangi, beras hitam juga bermanfaat bagi tubuh.

Beras hitam memiliki zat anti-aging yang cukup tinggi, yang berguna mencegah penuaan dini. Kadar oksidan dalam beras hitam juga lebih tinggi. Sedangkan kadar glukosanya di bawah beras merah. Sehingga, beras hitam sangat cocok menjadi santapan para pengidap penyakit diabetes.
Namun, belum banyak yang membudidayakan beras yang dulu hanya ada di piring bangsawan kerajan atau sebagai pelengkap ritual adat ini.

Padahal, "Keuntungan yang dihasilkan dari menanam padi hitam lebih tinggi dibandingkan dengan menanam padi jenis biasa," ujar Purwanto, petani beras hitam asal Bantul, Yogyakarta. Purwanto sendiri baru setahun menanam padi hitam.

Dengan memanfaatkan lahan seluas 2,5 hektare, Purwanto dan lima petani lainnya di Argimulyo bisa menghasilkan sekitar 4 ton gabah beras hitam per hektare setiap kali panen. Ia menjual beras hitam seharga Rp 17.000 per kilogram (kg). Tetapi, "Di pasaran harganya bisa mencapai Rp 34.000 per kg," ujarnya.

Proses penanaman padi hitam tidak jauh beda dengan padi biasa. Hanya, sistem tanamnya menggunakan system of rice intensification (SRI) . Yakni, penyemaiannya menggunakan besek dan penanamannya dengan biji tunggal atau tidak merumpun.

Namun, umur tanam padi hitam lebih lama dibandingkan padi jenis lainnya. Padi hitam membutuhkan waktu 120 sampai 140 hari. Adapun masa tanam padi putih hanya 90 hari. Selain itu, bulir-bulir pada padi hitam lebih sedikit jumlahnya ketimbang padi putih.

Karena proses penanamannya masih secara organik, penanganan terhadap hama juga dilakukan secara alami. Contoh, untuk memberantas walang sangit, Purwanto hanya menggunakan bunga dan daun keningkir. Untuk pupuk, ia memanfaatkan sisa buah dan kotoran hewan ternak.

Dwias Anandita, petani beras hitam dari Sleman, Yogyakarta menambahkan, dalam satu tahun, petani bisa menanam padi hitam antara dua hingga tiga kali. Selain Dwias, di Ngaglik, saat ini, ada tiga petani lain yang membudidayakan beras hitam. Mereka pun membentuk perkumpulan bernama Citra Tani Nusantara. Dwias melego beras hitam produksinya Rp 20.000 per kilo dengan kemasan 1 kg dan 25 kg. Omzetnya Rp 11 juta per bulan. (Kontan).